Agustus 31, 2008 oleh gontor putri
Kabar gembira dan bahagia juga datang dari alumni yang saat ini sedang ‘berjuang’ di Malang. Sama seperti Dini (baca posting sebelumnya, Red), Nadia Afidati juga sedang merasakan kebahagiaan menunggu kehadiran buah hati tercinta. Di tengah ujian perjuangan seorang ibu, guru kita satu ini juga masih menyempatkan diri untuk meneruskan proyek menulis buku ajar Bahasa Arab untuk SMA bersama Zakiyah Arifa. Buku ajar Bahasa Arab ini diterbitkan oleh penerbit Misykat yang berkantor di Perumahan Landungsari Asri Blok D No 77. (bagi yang berminat, bisa langsung contact ke sana…)
Nah, ngomong ngoming tentang Zakiyah Arifa, yang selanjutnya ditulis QQ. Doi harusNa wajib bikin acara syukuran, selametan, makan-makan, ato whatever namanya lah, karena ia lolos dalam seleksi PNS di UIN Malang. Whew! baru pertama ngedaftar langsung moncer loh! secara, doi alumnus terbaik alias cumlaude githu. Eitz, ga cuman ntu, mulai semester ini QQ juga dipercaya sebagai koordinator ‘appaa…’ githu (sworri, aku lupa koordinator apaan, tapi yang jelas ngaruh ama nominal gaji tuh
).
Dari Malang, kita mo lompat jauh ke Indramayu. Buat member of Grasafany, still remember si cantik Anis CS kan? Nah, alumni yang sempet menempati kamar Syanggit 02 ini dipercaya menjadi salah satu calon legislatif dari salah satu partai (sengaja tak disebutkan nama partai, Red) untuk daerah pemilihan Indramayu. Makanya, pertengahan Agustus lalu doi sibuk ngurus ijazah Gontor Putri yang ternyata belum diambil (lah, gak kurang lamma tuh?!).
Dari Indramayu, balik kucing ke Malang. Kali ini berita datang dari si narsis Dewi Yuhana
:-D
yang tak kalah bahagia karena baru saja mendapatkan kantor resmi untuk salah satu mimpi masa depannya NyiruSavira di Jalan Locari 21 C Malang.
“Alhamdulillah, kalo selama ini masih numpang di kos, sekarang kantornya dah permanen meskipun konsepnya home-office” (maksudNa, kantor-e yo sek teuteup numpang githu dech
)
Dewi, yang di Malang lebih dikenal dengan panggilan Hana, saat ini juga sedang menggarap buku tentang manajemen bersama GM salah satu perusahaan BUMN. “Doanya aja, moga-moga bukunya bisa cepat kelar,” katanya.
Ia, yang saat ini sedang berusaha menyulap garasi rumah menjadi mini boutiqe, juga sedang kebingungan mencari tempat grosir busana muslim dan aksesoris. “Ada yang tahu dan bisa berbagi informasi? pliz…”. (yang mo berbaik hati memberikan informasi bisa langsung nge-add di YM-na gaul_mp).
Ditulis dalam CeRit@ daRi ALumNi | yang berkaitan kabar alumni, buku, manajemen, bahasa Arab | 1 Komentar »
Agustus 31, 2008 oleh gontor putri
Salam…
Whew! ternyata sudah lama sekali kami tidak melakukan up date blog. Maklum saja, ada banyak kesibukan yang harus dijalankan (hallah!!, alasan aja nich
). Ada beberapa informasi terbaru yang ingin kami sampaikan kepada rekan-rekan alumni Gontor Putri.
Berita pertama, Umi Fayhaq alias Hajar Syafwani, mantan Ketua Koor akan segera meninggalkan negara yang menjadi background cerita novel Ayat-ayat Cinta, 2 September nanti. “Tapi sebelum itu, aku mo ke dokter gigi dulu, nambal gigi nich,” katanya kepada salah satu moderator blog, dewi yuhana minggu (31/8/8).
“Loh, emangnya di sana ada tambal gigi juga to
“
“Ada lah. Mo tambal gigi terakhir di luar negeri, githu loh…..”
“Huahahahaha
“
“Produk luar kan beda, hahahaha”
“Oke lah, asal compatible ajah!. Jangan2 gigimu ga bisa nerima produk luar”
“Loh, malah ga bisa terima produk dalam negeri. Maklum, kan dah biasa hidup di luar negeri
”
Btw eniwe baswe, saat ini Hajar Syafwani sudah diberi dua amanah cinta dari Allah, generasi calon pemimpin masa depan. Ok dech, titi dj en sampe Indo dengan selamat yach
***
Masih dari negara tetangga, kabar terbaru dan bahagia datang dari sahabat kita Fitria Rahma Dini. Alumni Gontor Putri asal Pontianak ini sedang melewati masa-masa bahagia sebagai calon ibu bersama sang suami dari Maldives. Whew! menurut kabar, Dini -panggilan akrabnya- akan segera menyusul suami tercinta setelah tugas belajar di Malaysia selesai. (Nah loh, sodara-sodari kita punya perwakilan alumni di Maldives. Ntar kalo mo traveling ke negara yang menurut penggambaran Dini bener2 an exotic island dengan bwaaaanyyyak pantai, tinggal calling dia ajah! syukur-syukur sekalian dikasih akomodasi sama tiket pesawatNa
).


Ditulis dalam CeRit@ daRi ALumNi | yang berkaitan Indonesia, Info alumni, Maldives, Mesir | 1 Komentar »
Februari 25, 2008 oleh gontor putri
Satu dua tiga dan empat
tambah empat jadi delapan
Salam rindu sayang dan hormat
hanya untuk anda yang budiman
Sungguh manis buah pepaya
Tapi sayang banyak getahnya
Sungguh cantik wajah aslinya
Tapi sayang tak ada yang punya
Ada buah di atas batang
Batang disentuh pasti bergoyang
Saya heran cowok sekarang
Rokok sebatang harus ngutang
***masih banyak seh pantun yang ditampilin pas Panggung Gembira Grasafany, tapi pas ngebaca lagi kok culun bangetz ya?! ;-)
Ditulis dalam Pantun PG | 26 Komentar »
Februari 25, 2008 oleh gontor putri
Darussalam pondokku…kampung damai
Kau Tuluskan Jihadmu…demi Ilahi
Dari masa ke masa…kau berjihad
Kau teruskan idemu…perdamaian
Islam…tubuhmu
Islam…nyawamu
Islam…jalan hidupmu
Tauhid jiwamu
Ikhlas nafasmu
Mardhatilah…akhir tujuanmu
Kumohonkan Ilahi…agar engkau
Terlimpah rahmat Allah
Darussalam
Darussalam…Darussalam…Darussalam..
Ditulis dalam GOn-PUT SeKaRang | yang berkaitan darussalam, lagu, pondok | 2 Komentar »
Februari 23, 2008 oleh gontor putri
Anugerah akal yang sudah diberikan oleh Allah SWT tak hanya menjadi pelengkap, tapi juga harus dimanfaatkan. Karena itu jangan pernah berhenti berpikir, mencari ilmu, dan memperluas pengetahuan serta wawasan.
قل هل يستوي الذين يعلمون والذين لايعلمون
Ditulis dalam TIPs & TRiK | 3 Komentar »
Februari 22, 2008 oleh gontor putri
Berkomunikasi dan praktik langsung adalah cara cepat dan tepat dalam belajar bahasa asing. Santriwati Gontor Putri pun diwajibkan untuk berbicara bahasa Arab dan Inggris sejak tiga bulan ia resmi tinggal di pondok. Mereka wajib menggunakan kosa kata baru yang sudah diberikan dalam sesi muhadatsah pagi dan pelajaran di kelas.
Canggung? tentu saja. Karena santriwati tak hanya harus mematuhi peraturan tersebut tapi juga dituntut untuk dapat beradaptasi dengan kehidupan pondok, kehidupan baru yang berbeda dari sebelumnya. Peraturan dan lingkungan pondok yang menuntut santriwati untuk bercakap dalam bahasa Arab dan Inggris memudahkan mereka menguasai keduanya.
Namun berbeda saat santriwati sudah lulus. Peraturan tak boleh berbahasa Indonesia sudah tidak berlaku lagi, santriwati yang selama ini terbiasa ngobrol, belajar, marah, nggosip alias ghibah, hingga bermimpi dalam bahasa asing, merasa bebas dan terlalu senang dengan tak adanya peraturan bahasa.
Akibatnya, keterampilan santriwati dalam berbahasa Arab dan Inggris luntur sedikit demi sedikit. Dulu cas, cis, cus, dan fasih, sekarang?. Fenomena inilah yang menginspirasi Pak Fuad Effendi, alumni Gontor Putra, yang juga tinggal di Malang untuk mendirikan dan memulai acara Nadi ‘Arabi.
“Ini adalah kelompok untuk bahasa Arab. Anggotanya ya alumni, dari putra dan putri, yang dapat berkumpul satu hingga dua kali sebulan dan selama pertemuan semua diwajibkan berbahasa Arab,” ucapnya Minggu (17/2/08).
Nah, bagi rekan-rekan alumni Gontor Putri (dan Putra) yang berdomisili di Malang Raya dan sekitarnya dapat ikut serta dalam acara ini. Jika berminat, dapat menghubungi Dewi, Kiki, atau Nadia.
Ditulis dalam GOn-PUT SeKaRang | yang berkaitan alumni Gontor di Malang, Arab, bahasa, belajar | Tidak ada komentar »